Waspada COVID 19, Khofifah Serukan Masyarakat Jatim Tidak Panic Buying

Pena Indonesia.co.id – Waspada COVID-19,gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menterukan masyarakat tidak Panic Buying sehingga melakukan pembelian berlebihan pada kebutuhan pokok. Hingga saat ini, stok kebutuhan pokok di Jatim aman.

Khofifah mengatakan,”Hingga saat ini, stok kebutuhan pokok di Jatim aman, jadi jangan Panic Buying, silahkan beli sesuai kebutuhan saja, jangan berlebihan,” ujarnya di Gedung Negara Grahadi,  Senin (16/3) malam.

Ia menambahkan, diliburkannya proses belajar mengajar dan imbauan agar tidak menggelar kegiatan yang melibatkan massa hingga 14 kedepan untuk mengantisipasi penyebaran virus COVID -19 atau Corona Virus Disease (COVID-19), dihadapkan tidak membuat masyarakat resah, tetapi agar lebih waspada.

Baca Juga:  Polrestabes Gelar Hasil Ungkap Kejahatan Polsek Jajaran

Bahkan, hingga saat ini ia memastikan, tidak ada lock down di 38 Kabupaten/kota. Kabar di beberapa media yang menyebutkan jika Kota Malang secara bertahap bakal di- lockdown untuk mencegah penyebaran corona dibantah gubernur.

“Tidak-tidak, Kota Malang sudah saya konfirmasi sendiri, bahwa tidak ada lock down,” tutur Khofifah.

Bahkan, demi benar-benar memastikan Kota Malang tidak di lockdown, Gubernur meminta Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Wahid Wahyudi untuk kembali menghubungi Walikota Malang, Sutiaji.

“Tadi saya meminta tolong kepada Pak Wahid di sela-sela saya rapat, untuk menanyakan hal tersebut. Jadi tidak benar Malang ada lockdown. Mereka sudah konfirmasi ulang dengan menggelar konferensi pers lagi sekitar jam empat sore tadi dan tidak ada lockdown di Malang,” tegasnya.