Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Simanjuntak Beri Apresiasi Kepedulian Forkopimda Tangani Covid-19

Penaindonesia.co.id-Newnormal. Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Tua Simanjuntak memberikan dua acungan jari jempol, atas kunjungan Pangdam bersama Kapolda memberikan dukungan atas perubahan perda nomor 1 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Pelindungan Masyarakat. Tujuannya, agar pencegahan penularan bisa lebih efektif.

“Oleh karena itu, kunjungan Bapak Pangdam bersama Bapak Kapolda memberikan dukungan kepada perubahan tersebut. Tujuannya, agar pencegahan penularan bisa lebih efektif,” kata Sahat politikus asal partai Golkar Jatim. Senin (6/07).

Perda tersebut nantinya juga akan menggantikan sejumlah regulasi tentang pencegahan Covid-19 yang saat ini telah dicabut. Di antaranya, Maklumat Kapolri tentang Kepatuhan terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Covid-19 dan regulasi tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Sejak Maklumat Kapolri dan PSBB dicabut maka harapan hanya pada perda ini. Perda ini nantinya bisa menjadi payung hukum dalam memutus penularan Covid-19 di Jawa Timur,” katanya.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Simanjuntak: Pemprov Perlu 10 Mobil PCR Tangani Covid 19

“Terutama, di Surabaya Raya. Hal ini sesuai dengan instruksi Bapak Presiden Joko Widodo. DPRD merespon positif dan kami akan selesaikan melalui Bapemperda (Badan Pembentukan Peraturan Daerah) DPRD dalam tempo sesingkatnya,” pungkasnya. 

Sementara, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak hadir dengan didampingi Sekdaprov, Heru Tjahjono. Sedangkan dari DPRD Jatim, hadir sejumlah pimpinan Dewan, di antaranya Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Tua Simanjuntak.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak menjelaskan, bahwa pertemuan tersebut membahas regulasi penguatan TNI, Polri, dan Satpol-PP. Terutama, dalam mengantisipasi penularan Covid-19 di Jatim.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Simanjuntak: Pemprov Perlu 10 Mobil PCR Tangani Covid 19

“Kami membahas regulasi pentingnya memperkuat landasan peraturan kepada penegak hukum dan Satpol PP.  Tujuannya, untuk menyiapkan sanksi yang menimbulkan efek jera kepada para pelanggar protokol kesehatan,” tutur Emil Dardak.

Perlu diketahui, pembahasan perubahan perda nomor 1 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Pelindungan Masyarakat ini, dihadiri

Pemrov Jatim, DPRD Jatim, Polda Jatim, bersama Kodam V Brawijaya dilakukan di DPRD Jatim, Senin (6/7). Hadir pada acara ini Kapolda Jatim Irjen Pol Dr Mohammad Fadil Imran, dan Pangdam V Brawijaya, Mayor Jenderal TNI Widodo Iryansyah.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak hadir dengan didampingi Sekdaprov, Heru Tjahjono. Sedangkan dari DPRD Jatim, hadir sejumlah pimpinan Dewan, di antaranya Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Tua Simanjuntak.