Tiga Anggota Brimob Tewas Tersambar Petir

Pena Indonesia.co.id – Evakuasi tiga anggota kepolisian yang tewas akibat tersambar petir saat mengikuti Dikbangspes di gunung Ringgit, kabupaten Pasuruan berlangsung dramatis.  Iim evakuasi membutuhkan waktu 6 jam lamanya karena medan sangat ekstrim dan terjal.

Setelah enam jam lamanya, tepatnya pukul 00:40 WIB tim evakuasi dari brimob watukosek akhirnya membawa tiga anggota yang tewas akibat tersambar petir di gunung Ringgit wilayah kabupaten Pasuruan pada selasa (17/12) dini hari.

Ketiga jenazah bernama wisnu Mukti S, nomer siswa 048 Jawa Tengah, Fredy Kusdianto,  nomer siswa 182 Jawa timur dan Rizky Setiawan nomer siswa 244 dari Jogjakarta,

Baca Juga:  15 Provinsi Ramaikan PraPon 2019 di Jawa Timur

Kepala Pusat Pendidikan (Kapusdik) Brimob Watukosek, Kombes Pol Kolopaking mengatakan, evakuasi para korban tersebut berlangsung lama karena terkendala medan. Selain itu kondisi jalan yang rusak sehingga sulit dilewati oleh tim evakuasi.

Sebelumnya, rombongan siswa Pendidikan Pengembangan Spesialis (Dikbangpes). sekitar 759 siswa pendidikan bagian Spesialisasi Brigadir dan PA Brimob melakukan giat akhir naik kegunung Welirang melalui gunung Ringgit.

Namun ditengah perjalanan sekitar gunung Ringgit turun hujan lebat disertai petir menyambar 8 siswa. Akibatnya, tiga anggota tewas dilokasi kejadian dan 5 luka-luka.

Baca Juga:  15 Provinsi Ramaikan PraPon 2019 di Jawa Timur

Ketiga jenasah dan 5 korban luka-luka langsung dibawa menggunakan mobil ambulan dari polda dibawa kerumah sakit Bhayangkara Polda Jatim,