“Sopir Online Nyelutak” Perkosa Penumpangnya, di Vonis 7 Tahun Penjara

Pena Indonesia.co.id – Terdakwa Bambang Eko Setiawan, driver taksi online menjalani persidangan kasus perampasan dan pemerkosaan terhadap penumpangnya sendiri, divonis hanya tujuh tahun penjara oleh Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Sidang yang di pimpin Ketua Majelis Hakim Mashuri Effendi yang didampingi dua hakim anggota Wayan Sosiawan dan Dwi Purwadi menyatakan vonis ini diberikan karena dia tidak sependapat dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Menjatuhkan pidana penjara oleh karena itu selama tujuh tahun. Menetapkan bahwa pidana penjara ktersebut dihitung sejak terdakwa menjalani masa penahanan,” kata Mashuri Effendi saat membacakan vonis dalam persidangan diruang Garuda 1 di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (3/12/2019).

Baca Juga:  Kasus Hak Cipta, Keterangan Dua Saksi Pojokan Bos Karaoke Rasa Sayang

Majelis hakim dalam amar putusannya menyatakan perbuatan terdakwa Bambang Eko Setiawan sudah meresahkan masyarakat, khususnya merugikan saksi RN secara moril dan meteriil sebagaimana diatur dan diancam dalam dakwaan JPU.

Namun Mashuri tidak membacakan pasal-pasal mana yang menjadi dasar dirinya menjatuhkan putusan.

Sedangkan hal yang meringankan terdakwa Bambang Eko Setiawan masih muda usia sehingga masa depannya masih sangat panjang,” ucap hakim Mashuri.

Putusan majelis hakim yang tidak sesuai dengan tuntutan hukuman 9 tahun penjara ini langsung disikapi JPU Ni Made Sri Astri Utami dari Kejari Tanjung Perak dengan menyatakan pikir-pikir.

Baca Juga:  Hanya Karena Membawa Pisau Penghabisan, Dua Pemuda Dihukum Lima Bulan Penjara

“Kami pikir-pikir selama satu Minggu. Oleh karena itu kami memohon untuk segera mendapatkan salinan putusan,” kata Ni Made kepada mejelis hakim.