Silaturahmi Kebangsaan, PKS Siap Kerjasama Dengan Polda Jatim Perangi Radikalisme dan Penanganan Covid-19

Surabaya – Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol. Slamet Hadi Supraptoyo, didampingi Pejabat Utama Polda Jatim menerima audiensi DPW PKS Jatim di Gedung Tribrata, Mapolda Jatim.

Dalam sambutannya, Wakapolda menyebutkan bahwa kita patut bersyukur ditengah wabah Pandemi Covid-19 semua masih diberi kesehatan, karena saat ini kesehatan menjadi harta yang termahal yang patut kita jaga bersama.

Wakapolda juga menambahkan bahwa sampai hari ini, semua masih fokus dalam penanganan Covid-19, khususnya di Jawa Timur.

“Kita semua harus mematuhi aturan yang disampaikan oleh Pemerintah, diantaranya harus mematuhi protokol kesehatan. Meski demikian, roda perekonomian di Indonesia, khususnya di Jatim harus tetap berjalan,” ungkap Brigjen Pol. Slamet Hadi Supraptoyo

Baca Juga:  22 Terduga Teroris Yang Ditangkap Densus 88 Mabes Polri Masuk Jaringan Jemaah Islamiah

Dijelaskan pula bahwa penanganan Covid-19 di Jatim yang berpenduduk kurang lebih 42 juta jiwa sudah sangat baik dibandingkan dengan Provinsi lain, sehingga masyarakat tetap harus patuhi prokes.

“Masyarakat juga harus mengingatkan sesama warga atau lingkungan tentang pentingnya protokol kesehatan, sehingga semua kegiatan tetap bisa berjalan,” ungkapnya

Wakapolda Jatim juga mengucapkan terima kasih atas upaya DPW PKS Jatim dalam membantu mencegah penularan Covid 19 dengan membentuk Satgas pencegahan Covid 19 dan kesanggupan melakukan sinergitas dengan Polda Jatim dalam menciptakan kondusivitas kamtibmas di wilayah Jatim.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Beri Pemaparan Anggota Polres Blitar Jelang Perayaan Idul Fitri

Sementara itu, Ketua DPW PKS Jatim Iwan Setiawan menyebutkan kedatangannya ke Mapolda Jawa Timur untuk melakukan silaturahim kebangsaan dengan Polda Jawa Timur, yang mana Polda Jawa Timur selaku unsur Forkopimda sebagai pengayom Partai Politik untuk menjaga situasi kondusif stabilitas keamanan di Jatim.

“Kami siap untuk bersinergi dengan Polda Jatim dalam upaya pemberantasan paham radikalisme, ujaran kebencian dan berita hoax serta peredaran Narkoba di Jatim,” pungkasnya.

Selain itu, pihaknya juga membentuk Gugus Tugas penanganan Covid-19 dan kebencanaan dan juga telah memonitoring warga yang terdampak Covid-19.

“Dari data kami cukup banyak warga yang terdampak Covid-19,” tutupnya.