Sholat Tahajud & Keutamaan Melaksanakannya

PenaIndonesia.co.id-Lawancorona-Bismillahirrahmanirrahim  Di bulan yang penuh berkah, kemuliaan dan ampunan ini, sangat disarankan bagi kita semua yang beragama muslim untuk berlomba-lomba dalam melakukan kebaikan, melaksanakan ibadah dan memohon berkah dari Allah SWT dengan tulus serta ikhlas.

Di bulan yang penuh berkah yakni Ramadan ini, kita sebenarnya sangat dianjurkan untuk memperbanyak membaca Al-Quran, melakukan amalan-amalan yang mendatangkan pahala dan yang terpenting adalah usahakan untuk tidak melewatkan amalan Sholat Malam atau Sholat Tahajud.

Di dalam Al-Quran dan Hadist disebutkan bahwa Salat Tahajud adalah amalan yang begitu mulia dan sangat dianjurkan untuk dilakukan setiap umat muslim. Pada beberapa surat di Al-Quran Allah SWT berfirman,

Dan sebutlah nama Rabb-mu pada (waktu) pagi dan petang. Dan pada sebagian dari malam, maka sujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya pada bagian panjang di malam hari.” (QS. Al-Insaan, 25-26). Sementara itu, di ayat yang lain Allah berfirman, “(Dan pada sebagian makam hari Salat Tahajudlah kamu.” (QS. Al-Israa, 79).

Mengenai Sholat Tahajud, Salat Tahajud merupakan salah satu Salat Sunah yang dikerjakan di malam hari setelah seseorang bangun tidur. Waktu utama untuk melakukan Sholat Tahajud sendiri adalah waktu tengah malam yakni antara jam 2 hingga terbitnya fajar atau kira-kira jam setengah 4 dini hari. Untuk jumlah rakaat dalam Sholat Tahajud, paling sedikit adalah 2 rakaat dan paling banyak adalah sebanyak-banyaknya atau tidak ada batasan.

Di bulan Ramadan seperti sekarang ini, Sholat Tahajud merupakan sholat sunah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan. Ini merupakan sholat sunah yang penuh dengan kemuliaan dan keberkahan. Ini juga merupakan salat sunah yang begitu penting dan pahalanya sangat banyak. Saking pentingnya, beberapa ulama mengutarakan bahwa hukum Sholat Tahajud yang pada dasarnya adalah sunah, di bulan Ramadan ini akan menjadi sholat sunah yang hukumnya setara dengan sholat wajib.

Rasulullah SAW bersabda, “Sholat yang paling utama dikerjakan setelah sholat wajib adalah salat yang dilakukan di malam hari.” (HR. Abu Hurairah r,a).

Karena keutamaan dari Sholat Tahajud ini, dikatakan bahwa Rasulullah tak pernah melewatkan sholat Tahajud. Beliau bahkan mengajak kerabat dan keluarga serta umat muslim semua untuk mendirikan Sholat Tahajud. Tak hanya saat Ramadan, Sholat Tahajud ini juga dianjurkan untuk selalu dilakukan di hari dan bulan biasa di luar bulan Ramadan.

Sholat Tahajud menjadi salah satu salat sunah yang begitu dianjurkan karena ia memiliki banyak keutamaan.(F)