Sahat Tua Simanjuntak, Jawa Timur Belum Saatnya Terapkan PSBB

Pena Indonesia.co.id – Lawan Corona. Cegah merebaknya Virus Corona (covid 19). Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim Sahat Tua Simanjuntak menilai, Jawa timur belum saatnya dilakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seperti yang dilakukan oleh provinsi lain seperti DKI Jakarta, Jabar dan Provinsi Banten.

Sahat Tua Simanjuntak, Wakil ketua DPRD jatim mengatakan,”Saya melihat perilaku masyarakat sangat kooperatif dalam memenuhi himbauan pemerintah. Jadi belum saatnya dilakukan PSBB,”ujarnya di Surabaya, Selasa (14/4).

Ia menambahkan, dengan melihat perkembangan kota Surabaya ada peningkatan jumlah pasien Covid-19, pihaknya mendorong agar memaksimalkan penggunaan dana Covid-19 Rp 2,348 T untuk mengantisipasi lonjakan sebaran Covid-19 lebih besar lagi.

Baca Juga:  Sahat Tua Simanjuntak, Apresiasi Langkah Gubernur Jatim Ekspor Kopi ke Inggris

“Saya berharap jangan sampai terjadi namun perlu ada antisipasinya,”ungkap politisi asal Partai Golkar.

Sahat juga mempertegas, tanggungjawab masyarakat saat ini ditengah pandemi Covid-19 merupakan tanggungjawab Pemkab atau Pemkot di Jatim, bukan tanggungjawab Pemprov Jatim.

“ Yang paling penting saat ini adalah masyarakat yang tidak terkena dampak Covid-19 ini kena dampak ekonomi akibat pandemi tersebut,”tegas olehnya.

Oleh karena itu, kata Sahat, perlu skema-skema untuk menyentuh masyarakat terdampak pandemi.

“ Saya minta Pemprov menyentuh masyarakat-masyarakat yang tidak menerima bantuan dari pemerintah pusat selama ini. Pemprov perlu mensingkronkan data penerima bantuan dari pusat di Pemkab dan Pemkot di Jatim. Dicroscek agar tidak double account,”pungkas arek medan kelahiran Surabaya

Baca Juga:  Sahat Tua Simanjuntak, Apresiasi Langkah Gubernur Jatim Ekspor Kopi ke Inggris

Sahat berharap sinkronisasi data tersebut secepatnya dilakukan, mengingat saat ini masyarakat sangat membutuhkan bantuan tersebut akibat pandemic Covid-19.