PSBB, Polda Tahan 302 Motor Balap Liar

PenaIndonesia.co.id-Lawancorona. Saat penerapan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di wilayah Surabaya Raya, banyak aksi nekat dilakukan oleh para anak muda di Surabaya. Salah satunya dengan melakukan aksi balap liar di jalanan.

Dari hasil operasi penertiban yang dilajukan jajaran Polda Jatim, polisi menyita 302 motor milik masyarakat Surabaya. Sebanyak 23 motor diamankan saat tengah digunakan trek-trekan, sedangkan 279 sisanya diamankan di jalanan karena menggunakan knalpot brong hingga membuat bising dan mengganggu masyarakat.

Wadirlantas Polda Jatim, AKBP Pranatal Hutajulu, mengatakan, “Ini adalah hasil penindakan dari gabungan personel Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim, Satlantas Polrestabes Surabaya dan Polres Tanjung Perak berawal dari berbagai keluhan masyarakat adanya balap liar dan bisingnya knalpot brong pada masa PSBB di wilayah Surabaya,” ujarnya, Rabu (3/06).

Saat diamankan, polisi juga memotong sejumlah knalpot brong yang tak sesuai standar. Hal ini agar knalpot tersebut tak digunakan lagi oleh pemiliknya.

“Sehingga kita menindaklanjuti dengan cara penindakan selama 4 hari pada minggu lalu dan kita berhasil mengamankan barang bukti 302 unit kendaraan bermotor roda dua. Di mana 23 kendaraan dari pelanggaran balap liar dan 279 berasal dari knalpot brong,” tutur mantan Kapolres Ngawi tersebut.

Untuk sanksi yang diberikan pada pembalapan liar, Pranatal menyebut ada pasal 297 UU Lalu Lintas dengan ancaman pidana kurungan paling lama 1 tahun atau denda paling banyak Rp 3 juta. Untuk pengguna motor dengan knalpot brong, hukumannya sesuai dengan pasal 285 UU Lalu Lintas yang berbunyi Setiap pengendara sepeda motor yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan seperti spion, lampu utama, lampu rem, klakson, pengukur kecepatan,