PSBB, Khofifah Tinjau Kampung Tangguh Cempluk Malang

PenaIndonesia.co.id-LawanCorona. Menjelang berlakunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Malang Raya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali mengunjungi Kampung Tangguh di Kab. Malang.

Bersama dengan Bupati Malang HM. Sanusi dan Forkopimda Kab. Malang Kampung Tangguh yang dikunjungi yaitu Kampung Cempluk yang tepatnya berada di Jalan Dieng Atas Sumberejo Kalisongo Kecamatan Dau Kabupaten Malang.

Gubernur Khofifah mengapresiasi terbentuknya kampung tangguh yang ada di wilayah Malang Raya. Dirinya menyampaikan bahwa kampung tangguh adalah bentuk kesiapsiagaan dan kemandirian menghadapi bencana alam maupun non alam. Termasuk yang saat ini terjadi, pandemi Covid19.

Baca Juga:  PSBB, IDI Sarankan Pemprov Batalkan Izin Pelaksanaan Sholat Ied 1441 H di Masjid-masjid

“Terimakasih Bapak Bupati, Bapak Danrem,   Kapolres,  Dandim , Camat, Kades dan RW-RT atas inisiasinya membentuk  kampung tangguh,”. Kata Khofifah saat menyampaikan sambutan di Balai desa Kalisongo kecamatan Dau, Sabtu (16/5) siang.

Kampung Cempluk sendiri, juga merupakan salah satu kampung tangguh yang menjadi inisiatif dan partisipatif warga kampung berbasis RW yang diinisiasi oleh Universitas Brawijaya, TNI-Polri, dan Pemkab Malang. Sehingga, kampung itu memiliki kesiapsiagaan dan kemandirian yang komprehensif dalam menghadapi bencana baik alam maupun non alam seperti pandemi Covid-19.

Jelang pemberlakuan PSBB hari minggu (17/05), Kampung Cempluk telah memiliki beberapa inovasi penanganan Covid-19 yang terangkum dalam tujuh ketangguhan. Dengan rincian kecukupan logistik, SDM, tangguh kesehatan, tangguh informasi, keamanan dan ketertiban, tangguh budaya, psikologi.

Baca Juga:  PSBB, Pasar Jojoran 1 Surabaya di Tutup Sementara 14 Hari

Di sisi ketangguhan logistik, Kampung Cempluk menyediakan lumbung pangan yang akan membantu mencukupi kebutuhan logistik untuk 1.560 warga yang terbagi dalam 400 KK. Selain itu warga sekitar juga terus mendapat sosialisasi untuk sadar dan waspada menghadapi pandemi Covid-19. Termasuk menyediakan thermal gun, tertib pemakaian masker, dan menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir.(humaspemprov)