PSBB Jilid II, Langgar Jam Puluhan Remaja di Surabaya Dihukum PushUp

PenaIndonesia.co.id-LawanCorona. Cegah merebaknya pandemi covid 19,polda jatim semakin tegas dan humanis. Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap II di wilayah Surabaya Raya telah berjalan selama sembilan hari. Namun pelanggaran, khususnya pada saat jam malam masih banyak terjadi. Kebanyakan, pelanggar adalah remaja atau anak muda yang nongkrong di warung kopi (warkop).

ebagai bentuk sanksi atau hukuman, petugas gabungan dari Polda Jatim dan Satpol PP Jatim menyita Kartu Tanda Penduduk. Selain itu, puluhan remaja yang kedapatan nongkrong di warkop saat jam malam juga dihukum fisik dengan melakukan push up.

“Sebenarnya ini (hukuman push up) hanya sebagai shock theraphy bagi anak-anak muda. Karena hampir setiap malam kita patroli, terutama anak-anak muda ini yang memenuhi warkop-warkop di Surabaya,” kata Kasub Subdit Banops Covid 19 Polda Jatim, Kompol Kamran saat ditemui, Rabu (20/5/2020) malam.

Ia menjelaskan, hukuman itu hanya untuk memberikan efek jera bagi para remaja dan membiasakan lebih disiplin. Selain itu, kata dia, hukuman fisik juga untuk melatih kekebalan tubuh anak-anak muda di tengah pandemi Covid 19.

Tak hanya berikan sanksi fisik. Perwira menengah polisi dari Bidang TIK Polda Jatim itu juga memberikan nasehat pada para pelanggar. “Kami berikan nasehat dan sosialisasi tentang bahaya Covid 19. Kami jelaskan juga bahwa penularan Covid sangat cepat sehingga harus diantisipasi menggunakan masker, gunakan hand sanitizer, dan cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir,” katanya.