Presiden RI Joko Widodo, Jangan Biarkan COVID-19 Melebar Kemana-mana

Penaindonesia.co.id-newnormal.  Presiden RI Joko Widodo (Jokowi)  kembali mengingatkan soal pengendalian kasus positif COVID-19 di Tanah Air. Menurut dia, jika setiap hari ada kasus bertambah dan membesar, itu sama saja merembet dan menambah menjadi persoalan baru. Hal itu dikatakan Jokowi saat memberi pengarahan di Posko Penanganan COVID-19 di Aceh hari ini, Selasa (25/08).

“Jangan biarkan yang namanya COVID ini meluas atau jumlahnya menjadi lebih banyak, kendalikan. Jangan sampai jumlah tambah karena kalau tambah itu nanti kita akan mempunyai pekerjaan besar yang lain,” kata Jokowi.

Jokowi juga mengatakan, hampir semua negara ada warganya yang tertular virus Corona. Hingga kini, terdapat 23,8 juta kasus yang tersebar di 215 negara.

Semua negara tengah berjuang agar kasus tidak bertambah lantaran amat berpengaruh pada situasi kesehatan suatu negara dan ekonomi masyarakat.

“Dan itu tidak dialami oleh negara berkembang, negara-negara maju pun pontang-panting kewalahan menangani kalau sudah gede,” ujar mantan Walikota Solo.

Pada kesempatan itu, Kepala Negara tak bosan-bosan mengingatkan kepala daerah dan unsur pimpinan daerah untuk menyosialisasikan protokol kesehatan ke masyarakat. Menurut dia, satu-satunya jalan menekan angka kasus positif saat ini adalah disiplin pada protokol kesehatan selama vaksin belum diproduksi.

“Berkaitan dengan hal-hal yang sudah sering saya sampaikan, memakai masker, jaga jarak, cuci tangan, tidak berkerumunan, berdesakan, ini yang harus diulang-ulang terus agar masyarakat kita tahu betapa sangat bahayanya kalau kita enggak pakai masker.