Presiden RI Ajak Semua Elemen Bangsa Beri Energi Positif Lawan Covid-19

Pena Indonesia.co.id – Presiden Joko Widodo memastikan bahwa penanganan wabah virus korona atau Covid-19 yang telah menjadi pandemi terus menjadi perhatian pemerintah. Pemerintah terus berusaha keras mengatasi virus korona yang tidak mengenal batas negara, dengan tanpa menimbulkan kepanikan di masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Presiden dalam keterangan persnya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Jumat, 13 Maret 2020. Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan virus korona sebagai pandemi pada Rabu, 11 Maret 2020.

“Pemerintah sekali lagi, tanpa henti mengupayakan peningkatan kesiapan dan ketangguhan negara kita dalam menghadapi pandemi ini, ini bukan epidemi tapi sudah pandemi sekarang ini,” tuturnya.

Baca Juga:  Menkumham Teken Permen Penghentian Bebas Visa WN China

“Langkah-langkah serius telah kita ambil tetapi juga sekali lagi saya sampaikan, di saat yang bersamaan, kita tidak ingin menciptakan rasa panik, tidak ingin menciptakan keresahan di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, dalam penanganan, kita memang tidak bersuara. Kita semuanya harus tetap tenang dan berupaya keras menghadapi tantangan ini,” jelas Presiden.

Pemerintah, menurut Presiden, telah dan akan terus melakukan kontak tracking atau pelacakan yang dikoordinasi oleh BNPB, Kemenkes, dan TNI/Polri, terhadap orang yang telah melakukan kontak dengan pasien yang dinyatakan positif Covid-19.

Baca Juga:  BNPB Perpanjang Status Darurat Virus Corona Hingga 29 Mei 2020, Ini Alasanya

“Kemudian di bidang koordinasi lintas kementerian dan lembaga TNI polri dan Pempus serta Pemda juga terus kita perkuat. Dalam 2 bulan ini kita telah secara khusus mengadakan rapat paripurna mengenai Korona sekali, dan ratas 5 kali dan rapat internal sehari bisa 2-3 kali, mengenai khusus mengenai Korona ini,” urai Presiden.

Sinergitas, lanjut Presiden, juga dilakukan dalam menyikapi kondisi-kondisi, baik dalam penjemputan WNI di luar negeri dimulai dari penjemputan WNI kita di Wuhan dibawa ke Natuna, penjemputan di kapal World Dream dibawa ke Pulau Sebaru, serta penjemputan kapal Diamond dibawa ke Pulau Sebaru. (infoKabinet)