Presiden Joko Widodo: TNI, Polri, BNPB dan Semua Unsur Atasi Banjir

Pena Indonesia.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali berbicara masalah banjir yang terjadi di DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten dan beberapa daerah lainya. Jokowi mengingatkan para bawahannya untuk melakukan langkah pencegahan dan mengatasi persoalan banjir.

Jokowi yang tengah menggelar Sidang Kabinet Paripurna Penetapan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024 di Istana Negara.

Sidang ini dihadiri seluruh menteri Kabinet Indonesia Maju. Hanya Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang absen.

Prabowo diwakilkan oleh Wakil Menteri Pertahanan Wahyu Sakti Trenggono.Hingga saat ini proses penanganan banjir dan penyaluran bantuan masih terus dilakukan sejumlah pihak di berbagai wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

Baca Juga:  Ketua DPD RI AA LaNyalla Prihatin Puluhan Rumah Staf DPD RI Terkena Dampak Banjir

Jokowi tidak ingin masalah banjir kembali terjadi di provinsi lainnya. Jokowi ingin TNI-Polri hingga Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan kegiatan evakuasi hingga penanganan secara menyeluruh.

Jokowi juga menekankan, perintah langsung darinya tidak harus berulang-ulang disampaikan.

“Juga persiapan perencanaan, persiapan evakuasi, kemudian juga agar disampaikan oleh TNI dan Polri setiap kejadian agar secepatnya bisa membantu ke lapangan. Juga Basarnas, BNPB, perintah sudah tidak usah saya ulang-ulangi lagi,” kata Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (6/1).

Sementara untuk penanganan para korban banjir, Jokowi ingin agar kementerian yang berkaitan terus bekerja sehingga kebutuhan para korban selalu terpenuhi.

Baca Juga:  Ketua DPD RI AA LaNyalla: Pemerintah Prioritaskan Pengusaha Lokal

“Ketiga, berkaitan dengan banjir agar seluruh kementerian yang berkaitan dengan banjir terus terjun ke bawah. Berkaitan dengan kesehatan ya Menteri Kesehatan, berkaitan dengan bantuan-bantuan sosial ya Menteri Sosial,” ucapnya.

Tak hanya itu, Jokowi juga meminta pihak Kemendagri agar mengingatkan para kepala daerah untuk selalu siaga. Terutama dalam menghadapi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih akan terus berlangsung di awal 2020.

“Kemendagri juga tolong diingatkan seluruh kepala daerah dan semuanya, waspada dan siap siaga dalam menghadapi bencana dalam musim hujan yang ekstrem ini,” ujar Jokowi.