Pernyataan Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Timur

Surabaya – Prof. Dr. Nursalam. M. Nurs selaku Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Timur, memberikan pernyataan terkait kondisi saat ini Wilayah Indonesia mengalami lonjakan yang sangat signifikan Covid19, tidak terkecuali Wilayah Jawa Timur.

Seperti diketahui bersama pada awal Juni 2021, di Wilayah Bangkalan Jawa Timur, lonjakannya sangat signifikan dari Covid19 varian Delta, sehingga mulai dari Pemerintah Provinsi sampai pusat mengambil langkah-langkah lokdown sampai Antigen bagi warga yang keluar masuk di area Suramadu.

Khususnya untuk Wilayah Jawa Timur saat ini akibat lonjakan Covid19 telah melibatkan seluruh stake holder, baik Polri dan TNI.

Baca Juga:  Polda Jatim dan PW Muhammadiyah Siap Dukung Pemerintah Menjaga dan Memelihara Keberagaman

Dimana kinerja Polri & TNI sudah mendapatkan apresiasi pemerintah untuk melaksanakan program pemerintah dari mulai awal munculnya pandemi covid19, sampai saat ini yaitu berlakunya PPKM Darurat.

Langkah pemerintah melaksanakan PPKM Darurat dirasa sangat tepat untuk mengurangi meluasnya wabah covid19, namun tentunya langkah tersebut harus mendapatkan dukungan dari masyarakat, sehingga capaian penurunan terpaparnya masyarakat dapat segera terealisasi.

Selaku Ketua PPNI Jatim juga mengharap kepada pemerintah partisipasi masyarakat tentang patuhi aturan PPKM Darurat menjadi faktor utama, mengingat baik ditambahnya Alkes, ruangan RS maupun tenaga medis tidak akan berpengaruh jika masyarakat mengabaikan aturan PPKM Darurat dan Prokes.

Baca Juga:  Gubernur Khofifah Apresiasi Lomba Karya Tulis dan Foto Wartawan Pokja Pemprov Jatim

Ketua PPNI Jawa Timur juga menambahkan jika pemerintah pusat juga harus memberikan perhatian pada steak holder terkait terutama para tenaga medis.

“Seperti halnya tunjangan dan lain-lain mengingat saat ini 30% tenaga medis diketahui juga terpapar covid19,” ucapnya