Penghujung 2019 Fenomen Alam “Gerhana Matahari Cincin”

Pena Indonesia.co.id – Jelang dipenghujung tahun 2019, hari ini Kamis 26/12/2019, fenomena alam Gerhana Matahari cincin yang menghampi beberapa wilayah Indonesia disebut punya efek bahaya bagi mereka yang menyaksikannya.

Bahaya yang dimaksud tak ada hubungannya dengan bencana alam. Namun, ia memperingatkan, siapapun yang ingin menyaksikannya wajib menggunakan kacamata khusus gerhana matahari untuk menghindari ancaman kebutaan.

Gerhana matahari, pasca perayaan Natal ini adalah gerhana matahari cincin. Fenomena ini terjadi karena Bulan baru, yang sedikit lebih jauh dari Bumi dan tampak lebih kecil di langit, akan menutupi 97 persen cakram Matahari saat berada dalam garis lurus atau sejajar. 

Baca Juga:  Kasus Prostitusi PA, Polda Jatim Tetapkan Satu Tersangka

Pada puncak gerhana, matahari akan terlihat seperti cincin, dengan durasi maksimal 3 menit dan 40 detik.

Gerhana Matahari Cincin Dapat di Lihat Di:

Fenomena yang juga sering disebut sebagai “cincin api” atau “cincin cahaya” ini akan terlihat saat matahari terbit di Arab Saudi, kemudian di langit Qatar, Uni Emirat Arab (UEA) , Oman, India selatan, Sri Lanka, Indonesia, Singapura dan Malaysia. Matahari kemudian tenggelam, dalam wujud mirip “cincin” di Guam, Samudra Pasifik.

Lalu, di mana dan kapan kita bisa melihat gerhana matahari cincin di Indonesia?

Baca Juga:  Mabuk, Bacok Orang Dikeroyok Warga

Gerhana Matahari Cincin diprediksi akan dimulai di Indonesia pada pukul 12.15 WIB dan memasuki fase puncak pada 12.17 WIB. Gerhana Matahari Cincin di Indonesia diprediksi berakhir pada 12.19 WIB.  Namun, fenomena ini tidak akan terlihat di semua wilayah Indonesia.