Pemprov Jatim Belum Putuskan Soal Perpanjang PSBB Surabaya Raya

Pena Indonesia.co.id – Lawan Corona. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim, melalui Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, Heru Tjahjono mengaku, belum memutuskan apakah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya Raya akan diperpanjang atau tidak. Meskipun, penerapan PSBB di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik sudah masuk hari ke-11 atau tersisa tiga hari lagi.

Heru juga mengakui, berdasarkan data kurva kasus Covid-19 yang dikumpulkan Tim Kuratif Gugus Tugas Covid-19 Jatim, angka penularan di tiga wilayah belum menggembirakan. Artinya, perpanjangan PSBB di Surabaya Raya masih dimungkinkan.

“Intinya kami belum bisa mengumumkan apakah PSBB akan diperpanjang atau tidak, tapi berdasarkan data ini, ada kemungkinan. Kami masih perlu melakukan observasi,” ujar Heru yang juga Sekdaprov di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (8/5) malam.

Pemprov perlu mengobservasi perkembangan tren peningkatan kasus Covid-19 di tiga wilayah penerapan PSBB. Observasi menurutnya masih perlu dilakukan, setidaknya sampai H-2 atau H-1 sebelum penerapan PSBB berakhir.

“Kami tekankan lagi, PSBB ini untuk membatasi pergerakan manusia yang harus ditahan. Maka aturan seperti penggunaan masker, cuci tangan, dan di rumah saja harus diperketat,” tutur Heru.