Pasukan Inggris Tinggalkan Pangkalan Al-Taji Irak

Penaindonesia.co.id-Newnormal. Jaringan Lebanon Al-Mayadin melaporkan pada Kamis malam, mengutip seorang wartawan yang berbasis di Irak, bahwa pasukan Inggris yang berpartisipasi dalam apa yang diklaim mereka koalisi anti-ISIS pimpinan AS telah meninggalkan pangkalan udara Al-Taji.

Pangkalan udara Al-Taji di Irak terletak 80 km utara ibukota Baghdad dan telah menjadi sasaran serangan mortir dan roket dalam beberapa bulan terakhir. Pangkalan itu telah menjadi markas pasukan koalisi AS selama bertahun-tahun.

Al-Mayadin juga mengutip sumber-sumber Irak yang mengatakan bahwa penarikan pasukan Inggris tidak terbatas pada Al-Taji akan tetapi  mereka juga akan meninggalkan pangkalan militer mereka di Basmayeh, selatan Baghdad.

Sumber-sumber yang diduga Al-Mayadin sebagai alasan tindakan pasukan Inggris ini mengatakan bahwa ada konsensus di antara pasukan koalisi AS untuk meninggalkan markas sebelumnya dan menetap di markas pusat yang dilindungi oleh sistem pertahanan rudal “Patriot” dan “C-RAM”.

Menyusul serangan rudal dan roket baru-baru ini terhadap pasukan AS dan respon rudal Iran terhadap pasukan ini di “Ain al-Assad” yakni setelah pembunuhan komandan perlawanan Quds oleh Washington, AS sekarang berusaha melindungi pasukan mereka dari serangan-serangan ini kembali, sejumlah sistem pertahanan rudal Patriot di Irak, telah dikerahkan oleh pasukan Amerika di sana.

Dalam beberapa pekan terakhir, langkah AS untuk menggunakan sistem pertahanan “Ci-RAM” di Zona Hijau Baghdad (wilayah Al-Khadra), yang merupakan zona diplomatik, telah membuat marah warga Irak, yang melihatnya sebagai pelanggaran kedaulatan Irak.