Pasien Positif Corona di Jatim Bertambah Jadi 59 Orang

Pena Indonesia.co.id – Lawam COVID 19. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan penyebaran Corona Virus Disease (Covid) 19 di wilayah Jawa Timur kian bertambah cepat. Dari jumlah pasien yang terkonfirmasi positif saat ini sudah tercatat sebanyak 59 orang.

“Kami sampaikan bahwa pasien yang terkonfirmasi positif Covid 19 di Jawa Timur memang mengalami kenaikan. Untuk positif jumlahnya meningkat delapan orang dari data sebelumnya masih 51 orang, sekarang menjadi 59 orang,” ujar Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (26/3) sore.

Baca Juga:  Lawan COVID 19,Tujuh Lapas Jadi Rujukan WBP yang Masuk Kategori ODP

Adapun data penambahan delapan pasien itu, dua dari wilayah Kota Surabaya, tiga pasien dari Sidoarjo, dua dari Kediri, dan satu dari Gresik. “Untuk Kediri dan Gresik yang sejauh ini belum ada pasien positif, sekarang sudah terkonfirmasi,” ungkapnya.

Dengan mulai munculnya pasien positif di Kab Kediri dan Gresik, maka kedua daerah itu dinyatakan masui zona merah. Sebelumnya, yang tercatat zona merah adalah Kota Surabaya, Kab Magetan, Kab Sidoarjo, Kab Malang, Kota Malang, dan Kab Blitar.

Untuk data pasien dalam pengawasan (PDP) juga mengalami kenaikan sebanyak 31 orang dari 190 menjadi 221 orang. Sedangkan data orang dalam pemantauan (ODP) mengalami lonjakan tajam sebanyak 513 orang dari 2.542 menjadi 3.055 orang.

Baca Juga:  Terbaru Corona Nasinal 4 April: 2.092 Kasus, 191 Meninggal, 150 Sembuh

Dengan tambahan jumlah ODP, PDP dan pasien positif Covid 19, Khofifah menyampaikan adanya tambahan dua rumah sakit rujukan. “Terakhir ada 63 RS rujukan. Sekarang ada tambahan dua dari RS TNI AU di Magetan dan RSUD Soewandhi milik Pemkot Surabayam total sekarang ada 65 RS rujukan di Jatim,”pungkasnya..