Massa Pagar Nusa Demo Mapolrestabes Surabaya

Pena Indonesia.co.id – Lawan COVID 19. Ribuan massa perguruan pencak silat Pagar Nusa berunjuk rasa di markas Kepolisian Resor Kota Besar (Mapolrestabes) Surabaya untuk menuntut penyelidikan kasus pengeroyokan yang menewaskan rekan mereka.

Pengurus Pagar Nusa Rantau Surabaya, Tri Yudi Efendi, mengatakan, “Kita sudah empat kali aksi. Pertama itu laporan kejadian pengeroyokan 21 Maret, laporan lagi 26 Maret membawa saksi teman korban. 3 April laporan karena korban meninggal dunia, waktu itu kita ke Polres dengan 100 massa. Kita duduk bersama tidak ada Kapolres. Ditemui Kasat Intel dan Kasat Reskrim,” ujarnya di Surabaya, Selasa (7/4).

Baca Juga:  Gubernur: Kendaraan Keluar Masuk Madura Wajib Disemprot Desinfektan

Efendi pun mengaku massa yang datang adalah para punggawa Pagar Nusa yang tiba dari Jawa Timur dan Jawa Tengah. Pagar Nusa sendiri perguruan pencak silat yang berada bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU).

Selang beberapa saat, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho menemui massa aksi Pagar Nusa.

“Pertama Kapolres menyampaikan belasungkawa. Kedua pokoknya dari Polrestabes Surabaya akan semaksimal mungkin kasus ini jadi atensi khusus agar segera terungkap. Bila perlu dari Pagar Nusa buat tim bersama bergabung dengan Polrestabes,” kata dia.

Baca Juga:  Terbaru Corona Jatim: 93 Positif, 8 Meninggal, 17 Sembuh

Setelah ditemui dan terjadi kesepakatan para massa aksi ini pun membubarkan diri. Ia berharap polisi mengusut tuntas kasus ini. Karena sudah banyak teknologi penunjang untuk menelusuri jejaknya.