KPK Minta BPK Audit Dugaan Korupsi Asabri

Pena Indonesia.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan membuka komunikasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) guna menindaklanjuti dugaan korupsi PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri). Komunikasi dilakukan karena BPK merupakan instansi yang berhak melakukan audit.

Ketua KPK, Firli Bahuri, mengatakan,”Kita harus komunikasi dengan BPK RI dulu ya. BPK RI yang mengetahui terkait dengan hasil audit,” ujarnya di Jakarta, Senin (13/1).

Ia juga menyatakan, pihaknya tak ingin gegabah untuk menangani hal tersebut. KPK terlebih dahulu ingin mendengar pemaparan dari BPK sebelum mengambil langkah selanjutnya.

Baca Juga:  Tiga Instansi Penegak Hukum Dukung Gagasan DPD RI

“Jadi, kita harus dengar pemaparan dari pihak BPK RI, tapi prinsipnya KPK bekerja. Sekali lagi kita mau dengar dulu dari BPK RI,” ucap dia.

Asabri adalah perusahaan asuransi jiwa bersifat sosial yang diselenggarakan secara wajib berdasarkan undang-undang dan memberikan perlindungan finansial untuk kepentingan prajurit TNI, anggota Polri, dan PNS Kemhan/Polri.