Khofifah: Anak-anak Nakes Corona Masuk SMA/SMK Negeri di Permudah

PenaIndonesia.co.id-Lawancorona. Gubernur Jawa Timur (jatim) Khofifah Indar Parawansah memberikan perhatian khusus bagi tenaga kerja (nakes) covid 19 corona yang anak anaknya ingin masuk Sekolah Menengah Atas / Kejuruan Negeri bakal dipermudah.

Khofifah mengatakan kuota khusus diberikan agar para tenaga kesehatan itu bisa fokus memberikan layanan pada pasien covid-19. Sopir ambulans termasuk yang mendapat keistimewaan ini.

“Kami siapkan kuota sebesar satu persen bagi putra putri tenaga kesehatan sampai dengan sopir ambulans, yang telah mendedikasikan diri untuk penanganan pasien covid-19. Mereka adalah garda terdepan kita dalam melawan covid-19,” ujarnya, Minggu (31/5).

Sementara, Kuota PPDB SMA/SMK/PK-PLK Negeri tahun ajaran 2020/2021 berjumlah 381.752 siswa. Untuk menampung putra-putri tenaga kesehatan Jawa Timur disiapkan 1 persen dari seluruh kuota yang ada.

Sehingga total kuota yang disediakan untuk para putra putri tenaga kesehatan yang menangani covid-19 ada sebanyak 3.817 siswa. Kuota tersebut tersebar 1.542 SMA Negeri dan juga 2.081 SMK negeri di Jawa Timur.

Di Jawa Timur, tahapan pendaftaran PPDB SMA/SMK/PK-PLK akan dimulai pada tanggal 8 Juni 2020, dimana untuk jenjang SMA/SMK ditandai dengan pengambilan PIN (Personal Identification Number) untuk menunjukkan bahwa seorang siswa telah terdaftar secara resmi.

Semua tahapan dalam PPDB tahun 2020 untuk SMA/SMK di Jawa Timur ini dilaksanakan secara online. Sedangkan untuk jenjang SLB (PK-PLK) dilaksanakan secara offline, karena harus diketahui tingkat kebutuhan khususnya.

Terdapat beberapa jalur PPDB yang dapat ditempuh untuk masuk ke jenjang SMA/SMK di Jawa Timur. Yakni Jalur Zonasi, Jalur Affirmasi, Jalur Pindah Tugas Ortusis, Jalur prestasi akademik, Jalur Prestasi Lomba (lomba akademik dan lomba non akademik).