Kemenkumham Jatim, Bidang HAM Mediasikan Persoalan Iuran RW Warga Kalijudan

Penaindonesia.co.id. Iuran Rukun Warga (RW) di daerah Kelurahan Kalijudan membuat perselisihan antar warga. Hingga muncul laporan dugaan pelanggaran HAM oleh sekelompok warga melalui saluran Pelayanan Komunikasi Masyarakat (Yankomas) HAM. Untuk menyelesaikan persoalan tersebut, Bidang HAM Kanwil Kemenkumham Jatim menggelar mediasi antar pihak yang bersengketa, Selasa (29/9).

Mediasi yang digelar di Ruang Rapat Law and Human Right Centre itu dipimpin langsung Kadiv Yankumham Subianta Mandala. Dia didampingi Kabid HAM Wiwit P Iswandari dan Tim Yankomas. Para pihak baik pelapor, terlapor, lurah, auditor dan Ombudsman RI hadir dalam forum tersebut.

Subianta dalam sambutannya mengatakan bahwa kehadiran para pihak dalam forum tersebut telah menunjukkan kebaikan. “Dengan kehadiran bapak/ ibu di forum ini sudah menyelesaikan setengah dari persoalan ini,” ujarnya.

Namun, Subianta melanjutkan, kehadiran para pihak harus didasari dengan itikat baik. Karena Kemenkumham telah merespon laporan warga dan tidak berpihak serta mencari penyelesaian terbaik.”Kami mohon dalam pembahasan mengedepankan itikat baik dan saling menghargai. Semuanya punya hak untuk berbicara,” pesannya.

Subianta juga menyatakan bahwa hasil dari pertemuan ini tergantung dari para pihak. Dia berharap ada kesepakatan antar warga. “Mediasi tidak mencari menang kalah atau salah benar. Tapi yang paling penting adalah titik temu,” harapnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi klarifikasi dari pelapor dan terlapor. Selain itu, pihak Ombudsman juga memberikan pandangannya terkait persoalan ini. (Humas Kemenkumham Jatim)