Kasus Jual Beli Tanah Segoro tambak, 2 Saksi Tergugat Kuatkan Akta Jual Beli Bukan Utang Piutang

Penaindonesia.co.id-Newnormal. Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menggelar sidang lanjutan perkara perdata sengketa tanah di Segoro Tambak, kabupaten Sidoarjo, antara PT. Surya Inti Permata, melawan Hong Hek Sioe dan Notaris Caroline C Kalempung. Rabu (15/7/2020) kemarin.

Dalam sidang ini dua orang saksi fakta yaitu Rahmawati karyawan Notaris Caroline C. Klempung dan Dian Masruroh, didengarkan kesaksIannya secara bergantian.

Menurut saksi Rahmawati, jual beli antara Hong Hek Sioe sebagai pembeli dengan PT Surya Inti Permata yang oleh Henry J Gunawan di notaris Caroline C Kalempung sudah memenuhi tatacara pelaksanaan jual-beli sebagaimana mestinya.

Bahkan kata Rahmawati, kedua pihak yakni penjual dan pembeli dihadapan notaris Caroline Kalempung telah sepakat dan menyatakan tidak ada yang keberatan sebelum menandatangani
Akte Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB), Akte Kuasa Untuk Menjual dan Akte Pengosongan.

“Saya yang membuatkan draftnya. Sebelum Akta ditandatangani dibacakan terlebih dulu, dan tidak ada yang keberatan. Setelah mereka setuju, akta-akta itu langsung ditandatangani. Pokoknya sebelum tandatangan akta ada komunikasi dua arah antara pembeli dan penjual. Komunikasi berlangsung lancar tanpa ada tekanan.” ucap saksi kepada hakim Martin Ginting yang memimpin sidang.

Dalam sidang, saksi Rahmawati menjelaskan bahwa ketiga akta tersebut dibuat dikantor PT Surya Inti Permata (SIP). Waktu itu nilai transaksinya 3,6 miliar dan sudah dibayar lunas.

“Yang order untuk pembuatan akte itu adalah ibu Yuli Ekawati, dia legal dari PT SIP yang sekarang juga menjabat sebagai Notaris dan PPAT di Sidoarjo. Akta-akta tersebut benar-benar jual beli sebab dalam akta-akta tersebut tidak tercantum kata-kata utang piutang. Akta tersebut juga tidak ada pembatalan,” jelasnya.

Sementara saksi Dian Masruroh, menyatakan bahwa dirinya pernah dimintai tolong oleh Hong Hek Sioe atau Shindo Sumidomo untuk mengurus balik nama pada SHGB No 5 tanah tambak di Segorotambak, kabupaten Sidoarjo.