Kanwil Kemenkumham Jatim, Kenyamanan dan Keamanan Bagi Pengguna Jadi Syarat Mutlak Pelayanan Prima

Penaindonesia.co.id. Kanwil Kemenkumham Jatim terus melakukan persiapan menjelang On Desk Evaluation Tim Penilai Nasional (TPN) Pembangunan Zona Integritas menuju WBK/ WBBM. Salah satunya dengan menggelar penguatan kepada seluruh satker jajaran yang mengikuti kontestasi hari ini (16/10).

Tak tanggung-tanggung, kali ini Plt. Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan KemenPAN-RB Jufri Rahman yang menjadi narasumber. Dia diampingi Staf Khusus MenPAN-RB Bidang Penanganan Anti Korupsi Rakhmad Setyadi dan Arif Tri Harianto selaku Analis Kebijakan Muda/ Sub Koordinator Pengawasan. Kakanwil Krismono memimpin jajarannya mengikuti kegiatan yang dipusatkan di Aula Kanwil dan secara daring itu.

Baca Juga:  Kanwil Kemenkumham Jatim, Kadivpas Inspeksi Lapas Jombang

Jufri terlebih dahulu diajak berkeliling Pusat Layanan Terpadu. Usai meninjau, Jufri memberikan penguatan kepada seluruh kepala satker dan pokja pembangunan ZI. Jufri mengapresiasi banyaknya UPT jajaran Kanwil Kemenkumham Jatim yang diusulkan ke TPN.

“Membina 44 satker sampai lolos ke TPN itu tidak mudah, Jawa Timur ini luar biasa,” pujinya.

Meski begitu, Jufri meminta seluruh kepala satker untuk terus berjuang. Dia memberikan arahan agar mengutamakan kenyamanan dan keamanan pengguna layanan. Selain itu, kepastian terkait layanan juga perlu diperjelas. “Jangan percaya dengan yang memberi janji bahwa predikat WBK/ WBBM bisa diatur. Percayalah pada diri sendiri,” pesannya.

Baca Juga:  Kanwil Kemenkuham Jatim, Pimti Pratama Sampaikan Evaluasi dan Target Kinerja 2021

Sementara itu, Kakanwil Krismono langsung memberikan arahan kepada seluruh kepala satker yang ada. Dia meminta seluruh kepala satker agar segera menindaklanjuti arahan dari Jufri. “Mari lebih semangat dan serius. Kita penuhi target Menkumham,” ajaknya. Kakanwil juga menekankan agar jajarannya bisa membangun kekompakan dan kebersamaan. Membawa nama baik Kanwil dan Kemenkumham. Perlu ada strategi untuk menghadapi On Desk Evaluation TPN. “Saya ucapkan terima kasih atas perjuangannya selama ini. Namun perjuangan belum selesai, ayo berikan yang terbaik,” tegasnya.