Islam, Kematian Bukanlah Akhir Segalanya

Penaindonesia.co.id-Bismillah. Sungguh, kematian adalah sebuah akhir kehidupan. Ya, akhir dari kehidupan manusia di dunia. Setelah itu, kehidupan kekal akan menyambutnya. Dua kehidupan yang disediakan. Antara menuai kehidupan kekal berupa kebahagiaan di jannah, atau sebuah kehidupan kekal berupa kesengsaraan dan kehinaan di naar

Alangkah naifnya manakala seorang mengira bahwa kematian adalah akhir dari segalanya. Kisah ini, dapat membantah fikiran rusak yang ada di otaknya.

Ada seseorang yang merasa bahwa dirinya memiliki kehidupan yang sangat panjang. Ketika mendengar kabar bahwa salah satu sahabatnya meninggal, ia berkata,”Sungguh miskin dia…. Allah mensegerakan ajalnya,padahal sangat sedikit dia menikmati hidupnya.”

Kemudian ia lanjutkan perkataannya,”Kematian itu adalah akhir dari segala sesuatu, sebagaimana pohon yang tumbang. Yang tersisa hanya tempat tumbuhnya.”

Maka, seorang mukmin di sampingnya langsung menimpali,”Jangan salah… Sebuah pohon yang jatuh tidak lantas berakhir begitu saja. Sebuah pohon yang tumbang, bagian-bagian darinya dapat digunakan untuk membangun rumah, sebagiannya dibuat mebel, dan sisa-sisa bagian lain yang tidak layak akan dipakai sebagai bahan bakar api.”