Islam, Jangan Kau Tinggalkan Orang TuaMu

Penaindonesia.co.id-Bismillah. Waktu tak dapat diputar kembali, ketika kehadiran orang tua tidak lagi ada di hadapan kita. Seketika air mata bercucuran mengingat betapa menyesalnya kita karena kurang memperhatikan mereka saat masih hidup di dunia ini. Maka, benarlah apa yang diperintahkan oleh Allah pada kita, sebagai anak yang patuh kita diwajibkan untuk berbakti kepada kedua orang tua. Menyayangi mereka seperti saat waktu kecil kita yang penuh dengan kasih sayang mereka.

Sebagaimana firman Allah (QS. Al-Isra’ : 23-24) sebagai berikut :

وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا

23. Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.

وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا

24. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: “Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil”.

Saat kedua orang tua kita sudah mulai renta, fisik yang ada pada dirinya semakin melemah. Di saat itulah mereka membutuhkan kita untuk menjaganya, merawatnya, dan menemaninya di sisa hidup mereka. Namun buruknya, kadang kala kita merasa jengah melakukan itu semua. Kita lebih suka hidup bebas tanpa mereka, bersenang-senang dengan teman dan pasangan, menghabiskan waktu tanpa memikirkan keadaan orang tua kita sekarang.

Baca Juga:  Islam, Awas! Jangan Memakan Harta Anak Yatim

Maka jika itu terjadi, bersiap-siaplah menyesal ketika kedua orang tua benar-benar meninggalkan kita selamanya. Setelah kematian itu datang pada orang tua kita, perasaan kita pasti akan berkecamuk luar biasa. Kita akan merasakan betapa sesak napas ini dan betapa sakit rasanya direnggut dalam-dalam.


Satu hal lagi yang pasti akan kita rasakan, betapa menyesalnya kita karena tidak menjaganya di waktu mereka membutuhkan penjagaan dari kita, merawatnya ketika mereka sakit keras, menemaninya ketika mereka sangat merindukan kehadiran kita sebagai anaknya.

Sebelum itu semua terjadi, jangan sia-siakan mereka yang telah merawatmu sejak kecil dengan penuh kasih sayang. Terlepas dari semua kesalahan mereka, peluklah kedua orang tuamu dengan erat dan sayangi mereka dengan tulus. Berbuat baiklah pada mereka. Minta maaflah atas perbuatan salah yang selama ini dilakukan pada mereka. Karena umur tidak ada yang tahu sampai berapa tahun kita hidup di dunia bersama mereka. Dan tak lupa agar selalu bersyukur atas kehadiran mereka berdua dan Allah yang telah menjaganya dengan sebaik-baiknya.

وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَىٰ وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ

Baca Juga:  Islam, Yuk! Membaca Al-Quran di Rumah

Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. (QS. Luqman : 14)

Harta yang kita peroleh dengan bekerja hendaknya kita sisihkan atau nafkahkan sebagiannya pada kedua orang tua. Sungguh penuh barokah atas harta yang kita beri pada mereka. Tidaklah ada rugi atas pemberian kita pada mereka. Namun, justru merasa senang hati melihat mereka berdua tersenyum menerima harta yang kita beri dengan tangan terbuka.

يَسْأَلُونَكَ مَاذَا يُنْفِقُونَ ۖ قُلْ مَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ خَيْرٍ فَلِلْوَالِدَيْنِ وَالْأَقْرَبِينَ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَابْنِ السَّبِيلِ ۗ وَمَا تَفْعَلُوا مِنْ خَيْرٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ

Mereka bertanya tentang apa yang mereka nafkahkan. Jawablah: “Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan”. Dan apa saja kebaikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya. (QS. Al-Baqarah : 215)

Semoga kita selalu ingat untuk tetap berbakti kepada kedua orang tua. Menyayangi mereka dengan tulus, menjaganya, merawatnya, dan menemaninya selama mereka masih hidup. Peduli dengan keadaan mereka dan menafkahkan sebagian harta pada mereka. Dan selalu mendoakan atas kebaikan untuk kedua orang tua.