Islam, Cintai Anak Yatim

Penaindonesia.co.id. Mencntai, melindungi, dan mengasihi anak-anak yatim merupakan tanggung jawab yang mesti dipikul oleh setiap Muslim. Allah SWT telah mensyariatkan hal tersebut dalam Alquran, tepatnya dalam surah an-Nisa ayat 36.

Mengasihi anak yatim memang sebuah tugas yang patut dikerjakan oleh seorang Muslim. Junjungan umat Islam sendiri, yakni Rasulullah SAW, kata dia, juga seorang anak yatim pada masanya.

Dalam hadis dsebutkan, Rasulullah SAW pernah bersabda, mereka yang mengayomi anak-anak yatim, akan bersandingan dan berdampingan dengannya di surga kelak.

Baca Juga:  Islam, Jangan Suka Mefitnah

Bertolak dari hadis tersebut, dia menilai, ketika menyantuni dan mengasihi anak yatim, seorang Muslim dapat meniatkannya sebagai perwujudan rasa sayang dan cinta kepada Rasulullah SAW.

Menyayangi anak-anak yatim dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satu cara yang paling umum adalah dengan menafkahi atau menyantuninya. Ini bisa dilakukan kalau mereka (anak yatim) masih memiliki ibu atau bapak. Tapi kalau dua-duanya (orang tua) sudah tiada dan mereka tidak ada yang merawat, kita bisa ajak mereka ke asrama yatim.

Baca Juga:  Islam, Yuk! Membaca Al-Quran di Rumah

Selain menafkahi atau menyantuninya, umat juga dianjurkan menyokong kebutuhan lainnya, diantaranya pendidikan. 

Selain memberi bekal pendidikan, yakni pendidikan umum dan agama, umat dapat membimbing mereka untuk mengasah bakat atau keterampilan yang dimilikinya. Dengan demikian, mereka akan menjadi generasi penerus yang berguna bagi bangsa, negara, dan agama.