Imam Syafii: Jagalah Lisan-Mu

Pena Indonesia.co.id – Pribahasa mengatakan terpelesetnya kaki jauh lebih baik dibanding terpelesetnya lisan, memang demikian. Pasalnya, mengobati luka yang timbul dari lisan tak cukup mudah untuk diobati dibandingkan organ tubuh yang lainnya, meski terkadang secara lahirnya telah memberi maaf, namun terkadang memaafkan bukan berarti melupakan apa yang telah terjadi.

Dengan itu maka menjaga lisan dari perkataan yang dapat menyakiti orang lain sangat penting untuk diperhatikan.
Rasulullah dalam hadisnya menganjurkan kepada kita selaku umatnya, agar selalu berkata dengan perkataan yang memiliki nilai positif, atau setidaknya jika belum bisa berkata demikian, lebih baik untuk diam.

من كان يؤمن بالله واليوم الاخر فليقل خيرا او ليصمت

“Barang siapa yang beriman kepada Allah Swt. Dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata dengan perkataan yang baik, atau hendaklah ia diam” ( HR. Bukhari).

Mengenai hadis di atas, Imam Syafii Ra. menjelaskan bahwa, jika seseorang ingin mengatakan sesuatu, maka hendaklah ia memikirkan terlebih dahulu apa yang hendak ia ucapkan, jika kira-kira baik dan memiliki efek yang positif maka ucapkanlah, namun jika bahkan menimbulkan kegaduhan atau menyinggung orang lain, maka lebih baik ia simpan rapat-rapat dalam hatinya sendiri.

Seorang ahli hikmah mengatakan, berbicara tanpa dilandasi pemikiran yang matang merupakan sebuah kesalahan yang fatal, mengapa demikian? Karena faktanya tidak sedikit orang yang hancur dikarenakan hanya dengan ucapannya mereka sendiri. Dan dengan lisan juga potensi terbesar penyebaran berita hoaks, padahal dalam Islam ataupun konteks kemanusiaan menyebarkan berita bohong merupakan perbuatan yang terlarang.

Menjaga lisan dari berkata bohong, menggunjing, menyindir dan lain sebagainya mungkin hal yang terbilang berat, karena perbuatan tersebut telah menjadi kebiasaan yang lumrah di kalangan masyarakat umum. Namun jika kita memiliki keinginan yang kuat untuk meninggalkan semuanya, maka tidak ada yang tidak mungkin. Lalu bagaimana cara mengatasinya?

Cara mengatasi agar kita bisa meminimalkan perbuatan keji tersebut sebenarnya sangat mudah dan simpel, yaitu jauhi forum tongkrongan bersama yang tidak ada manfaatnya, karena potensi terbesar menggunjing, menyindir dan lain sebagainya ialah pada forum tersebut.

Mudah-mudahan kita semua tergolong orang-orang yang dapat menjaga lisannya, Amin.