Gubernur Jatim, Satpam Tingkatkan Kompetensi di Era Digitalisasi

Pena Indonesia.co.id – Era digitalisasi menjadi sebuah keniscayaan yang menuntut seluruh elemen untuk meningkatkan kompetensi pemahaman terhadap kemajuan teknologi informasi. Tidak terkecuali anggota Satuan Pengamanan (Satpam) yang bertugas mengamankan lingkungan kerjanya harus mengetahui hal-hal kejahatan yang berbasis digital.

Dilansir dari KOMINFO JATIM, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta peningkatan kompetensi anggota Satpam di tengah kemajuan teknologi informasi ini, kepada seluruh penyedia jasa pengamanan yang ada agar memberikan pelatihan dan peningkatan keahlian terutama pengetahuan teknologi informasi.

“Tantangan Satpam saat ini berhadapan dengan digiitalisasi informasi maka update dan retraining bagi Satpam menjadi penting,” kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Rabu (22/01) usai memimpin Upacara Peringatan Hari satpam Ke-39.

Baca Juga:  Kunker Ke Jatim, Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Vaksinasi Bagi Prajurit TNI - Polri

Saat ini ada 67 ribu anggota Satpam di seluruh Jawa Timur. Peningkatan keahlian dan pelatihan kembali yang berkaitan dengan digiitalisasi informasi ini penting dilakukan untuk menjawab tantangan-tantangan di masa sekarang dan yang akan datang semakin masifnya kejahatan yang menggunakan digital.

“Tugas Satpam adalah mengamankan lingkungan kerjanya. Maka kejahatan yang menggunakan teknologi berbasis digiitalisasi ini harus terkonfirmasi melalui upskilling dan retrainning oleh penyedia jasa pengamanan yang ada,” pungkas mantan Menteri Sosial tersebut.

Manager Representative Badan Usaha Penyedia Jasa Pengamanan (BUPJP), PT. Cipta Insan Pertiwi Pujianto menjelaskan, dalam pendidikan dasar dan pelatihan tenaga Satpam, setiap BUPJP sudah mempunyai metode dan kurikulum yang sesuai dengan standar yang ditentukan oleh Kepolisian melalui Bimbingan Masyarakat Polda Jatim.

Baca Juga:  Forkopimda Dampingi Kunjungan Menko Marves dan Menkes Lakukan Peninjauan Penanganan Covid29 di Jatim

Menanggapi permintaan dari Gubernur untuk peningkatan keahlian terutama pengetahuan teknologi informasi yang berkaitan dengan keamanan, pihaknya setuju sebagai upaya peningkatan profesionalitas anggota Satpam.

“Dilembaga kami dalam pendidikan dan pelatihan tenaga pengamanan ini kami melibatkan anggota Kepolisian dan juga TNI,” terang Pujianto yang hadir dalam Upacara Peringatan HUT Satpam di Grahadi.