Forkopimda Jatim Kunjungi Ponpes Tebuireng Siap Menyongsong New Normal

Penaindonesia.co.id-Lawancorona. Kapolda Jawa timur Irjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si, bersama Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, serta didampingi Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Widodo Iryansyah serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Mengunjungi Pondok Pesantren (ponpes) tebu ireng di Jombang Jawa Timur.

Dalam kunjungannya di Pondok Pesantren Tangguh, Forkopimda Jawa Timur ditemui langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren (ponpes) tebu ireng KH. Abdul Hakim Mahfud dan Bu Nyai.

Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran, M,Si, menjelaskan, bahwa di Pondok Pesantren (ponpes) tebu ireng butuh dukungan dan doa ‘Jogo Jatim’ lebih aman dan cepat bebas dari pandemi Covid19, kepada KH. Abdul Hakim Mahfud.

“Kedatangan Forkopimda Jatim di Pondok Pesantren (ponpes) tebu ireng butuh bantuan dan doa, agar segera terbebas dari pandemi Covid19,” kata Kapolda Jatim saat berkunjung di ponpes tebu ireng jombang, Selasa, (16/6/2020).

Lebih jauh Kapolda Jatim menjelaskan, tebu ireng sendiri menjadi Pondok Pesantren (ponpes) tangguh yang merupakan role model bagi pondok pesantren di Jatim. Diharapkan, jejaring Pondok Pesantren (ponpes) tebu ireng mampu mensosialisasikan tentang Protokol Kesehatan terutama di pandemi Covid19.

“Pondok Pesantren (ponpes) tebu ireng menjadi role model pondok pesantren yang lain, sehingga diharapkan mampu mensosialisasikan Protokol Kesehatan, tambah Kapolda Jatim.

Setelah bertemu dengan pengasuh Pondok Pesantren (ponpes) tebu ireng, Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya dan Gubernur Jatim, Ziarah dan Berdoa di komplek Makam tebu ireng.

Sementara itu, pengasuh Pondok Pesantren tebu ireng KH. Abdul Hakim Mahfud dan Bu Nyai, mengucapkan terima kasih atas kunjungan Forkopimda Jawa Timur. Selain itu juga menjelaskan terkait dengan rencana dimulainya aktivitas belajar mengajar di lingkungan Pondok Pesantren (ponpes) tebu ireng.

“Rencananya pada tanggal 20 Juni adalah jadwal masuk para santri baru dan yang lama. Sementara jumlah santri di tebu ireng sebanyak 3,681,” ucap pengasuh Pondok Pesantren tebu ireng KH. Abdul Hakim Mahfud.

Sementara itu setiap hari sabtu di Pondok Pesantren (ponpes) tebu ireng diadakan majelis dan santri dapat mengikuti virtual zoom. Selain itu, Pondok pesantren yang ada di Jombang sebanyak 187. Sementara Ponpes Tebuireng merupakan pilot project. Ponpes Tangguh Semeru Tebuireng Jombang siap menyongsong era new normal.

Sementara Pangdam V Brawijaya menjelaskan, bahwa Pondok pesantren tebu ireng (ponpes) merupakan ponpes legendaris yang melahirkan tokoh Nasional. Selain itu, tata cara menerima santri dinilai sudah cukup bagus dengan perencanaan yang baik.

“Penerimaan santri di Pondok pesantren tebu ireng sudah cukup baik, selain itu ponpes tebu ireng juga sebagai ponpes legendaris. Sekarang tinggal meneruskan SOP pelaksanaan sehari – hari dimassa pandemi Covid19,” ujar Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Widodo Iryansyah. (JS)