Dinkes Jatim Minta Masyarakat Mengkonsumsi Telur Tak Berlebihan

Pena Indonesia.co.id – Beredar isu di masyarakat untuk tidak lagi mengkonsumsi telur, karena mengandung dioksin. kepala dinas kesehatan Jawa Timur menanggapi dan meminta agar masyarakat mengkonsumsi telur secukupnya.

Kepala Dinas Kesehatan Jatim  Kohar Hari Santoso mengingatkan, tidak semua telur ayam di Jawa Timur terkontaminasi dioksin, atau zat yang dihasilkan dari sisa pembakaran plastic. Sebab tak seluruhnya diproduksi di kabupaten Mojokerto, dan  masyarakat tak perlu menghindari untuk mengkonsumsi telur.  

Kohar juga meminta agar masyarakat mengkonsumsi telur secukupnya, sebagai langkah antisipasi. Ini dikarenakan,telur yang terkontaminasi dioksin yang dikonsumsi bersamaan dengan makanan berlemak justru menjadikan dioksin semakin mudah larut di dalam tubuh, karena sifatnya hidrofobik.

Baca Juga:  PAPPRI Jatim Gelar Lomba Paduan Vokal Anak "Indonesia Satu" 2019

Mengkonsumsi telur yang mengandung dioksin efeknya berbahaya bagi tubuh. Selain bisa menyebabkan ruam kulit, endometriosis atau gangguan pada jaringan yang melapisi Rahim, hingga kanker.