Dinas Sosial Jatim Gelar Apel Siaga Tagana

Penaindonesia.co.id-newnormal.  Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Timur menggelar Apel Kesiap Siagaan dan penyerahan insentif catur wulan II dalam rangka pembinaan Tagana Jatim 2020. Apel dilangsungkan di Halaman Dinsos Jatim Senin (24/8).

Kadinsos Jatim, Dr Alwi, mengatakan pihaknya ingin bersilaturahim sekaligus mengundang Koodinator dan Petugas Posko Tagana di 38 Kabupaten/kota. Hal ini untuk koordinasi mengenai antisipasi kesiapsiagaan petugas penanggulangan bencana dalam menghadapi perubahan iklim yang tidak dapat diprediksi.  

Menurutnya, harus ada koordinasi untuk menyamakan kesepahaman secara berkesinambungan antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun Kab/Kota dalam penanggulangan bencana terutama dampak wabah bencana akibat Covid 19.

“Saya menyampaikan pesan ibu Gubernur Jawa Timur bahwa Tagana sebagai relawan terlatih pada tugas kemanusian agar dapat memberikan contoh kepada masyarakat untuk meningkatan kedisiplinan sebagai upaya mencegah dan meredam penyebaran wabah penyakit dampak Covid 19,” ujarnya. 

Alwi mengajak untuk gencar menyosialisasikan gerakan “YUK PAKAI MASKER”. Ia berharap kepada 1.600 orang Tagana Jawa Timur agar selalu menjaga kesehatan dan berkoordinasi dengan Pembina dan Gugus Tugas di Kabupten/kota masing –masing dalam melaksanakan tugas penanggulangan bencana terutama wabah penyakit dampak Covid-19 ini.

Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah mengapresiasi kinerja kerelawanan Tagana dalam penanggulangan bencana dengan Pemberian insentif/Taliasih kepada 1.600 Tagana. Selain itu juga pemberian insentif kepada Koordinator Tagana 38 kab/kota, Pemberian insentif kepada Petugas Posko Tagana 38 kab/kota, Perlindungan Asuransi BPJSTK non upah kepada 1.600 Tagana, dan Lounching Kartu ATM Tagana di kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta Insentif dari APBN tahun 2020.

Alwi berharap, Tagana dapat meningkatkan peran sertanya dalam membantu pemerintah dalam penanggulangan bencana Alam, bencana sosial dan bencana non alam dengan cara meningkatkan keaktifan Posko Tagana baik di Provinsi maupun Kab/kota.

Hal ini sebagai upaya percepatan laporan kegiatan penanggulangan bencana, meningkatankan Peran koordinasi atara Koordinator Tagana Provinsi dan kabupaten/Kota agar informasi segera dapat tersampaikan kepada Pembina untuk menentukan kebijakan dan langkah-langkah penanggulangan bencana. Selain itu juga dapat meningkatkan kegiatan penanggulangan bencana yang dapat diukur dan dipertanggungjawabkan dengan motto One Commad, One Rulers, dan One Crops.