Didukung 290 Pemilih, Mulfachri – Hanafi Optimis Pimpin PAN periode 2020-2025

Pena Indonesia.co.id – Pasangan Calon Ketua dan Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Mulfachri Harahab dan Hanafi Rais mengaku optimis akan memenangkan pemilihan Ketua Umum PAN periode 2020-2025 yang akan dilaksanakan di Kendari pada 10-12 Februari 2020.

Hal itu disampaikan Mulfachri dihadapan pendukungnya dalam acara konsolidasi pemenangan Calon Ketua Umum dan Calon Wakil Ketua Umum PAN Mulfachri-Hanafi di Hotel Shangri-La, Sabtu (8/2).

“Dengan dukungan teman-teman dari Ketua DPW dan DPD serta pemegang hak pilih yang sudah berkumpul disini saya optimis dapat memenangkan pemilihan Ketum PAN periode 2020,” tegas Mulfachri.

Keyakinan itu bukan tanpa sebab, karena pihaknya mengklaim bahwa telah mengantongi 290 suara pemilih dalam pemilihan Ketum PAN.

Baca Juga:  HPN 2020, PWI Jatim Akan Gelar Aksi Sosial Donor Darah

Ditambahkan Mulfachri, bahwa pihaknya juga telah mendapat restu dan petuah dari pendiri Partai PAN Amien Rais untuk maju menjadi Ketum PAN menggantikan Zulkifli Hasan.

Sementara itu, Pendiri Partai Amanat Nasional sekaligus Ketua Dewan Kehormatan Partai PAN Amien Rais yang hadir dalam acara itu juga mengaku sangat mendukung pasangan calon Ketum dan Waketum PAN yang berasal dari kader muda partai yang memiliki kemampuan untuk memajukan partai.

“Saya bersyukur karena perjuangan membesarkan PAN mendapat ridho Allah. Dan dalam waktu dekat ini akan ada pemilihan Ketum baru, saya optimis duet Mulfachri-Hanafi ini akan mampu menggantikan pimpinan sebelumnya. Karena saya yakin duet pemuda ini mempunyai visi misi yang sangat bagus untuk lebih membesarkan PAN kedepan nanti,” jelas Amien Rais.

Baca Juga:  Jeritan Hati Siswi SMAN di Sidoarjo Cari Orang Tuanya

Untuk diketahui, dalam pemilihan Ketua Umum PAN periode 2020-2025 ada empat kandidat yang maju dalam pencalonan.

Mereka adalah, Petahana Zulkifli Hasan, Waketum PAN Mulfachri Harahap, Waketum PAN Asman Abnur, Ketua Dewan Pembina PAN Drajat Wibowo.

Dalam pemilihan nanti akan ada 590 pemegang hak suara yang terdiri dari 34 Dewan Pimpinan Wilayah, 514 Dewan Pimpinan Daerah, serta hak suara dari Ketua, Sekjen, Bendahara Umum, MPP, serta sayap partai dan perwakilan luar negeri.