Cegah Corona, BI Lebaran 2020 Tiadakan Penukaran Uang

Pena Indonesia.co.id – Lawan CORONA. Mencegah penyebaran virus covid-19 (corona), Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Timur Lebaran tahun ini meniadakan penukaran uang baru di luar kantor perbankan. 

Kepala Perwakilan (KPw BI) Provinsi Jawa Timur Difi Ahmad Johansyah menjelaskan, sejumlah kebijakan strategis untuk mencegah penyebaran corona terus dilakukan. Untuk itu, masyarakat harus mendukung langkah pemerintah, agar penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) berjalan efektif. Namun, untuk mendorong optimalisasi pembayaran secara non tunai, BI Jatim terus mendukung implementasi penggunaan QRIS pada merchant-merchant di Jatim.

Baca Juga:  Cegah Corona, PT KAI Operasikan Rail Clinic Keliling

“Salah satu langkah strategis yang diambil pemerintah adalah dengan memberlakukan PSBB diberbagai kota seperti Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik,”  ujar  Difi Ahmad Johansyah saat menggelar bincang bareng media lewat aplikasi rapat online, Selasa (28/4).

Difi menambahkan sejak mulai Februari sampai 24 April, terdapat pembahan 67.175 merchant QRIS baru, atau meningkat sebesar 20,7 persen.

Sementara, Kepala Group Sistem Pembayaran dan Pengedaran Uang Rupiah (PUR) Layanan dan Informasi BI Jatim, Imam Subarkah, menegaskan, penyediaan uang tunai oleh BI juga telah dipastikan dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat karena BI telah menghitung berapa kebutuhan saat Lebaran.

Baca Juga:  Cegah Corona, PT KAI Operasikan Rail Clinic Keliling

Penukaran uang baru hanya bisa dilakukan di kantor perbankan yang sudah bekerjasama dengan BI Jatim. penukaran uang pecahan kecil Ramadhan dan Lebaran ini secara khusus akan dilayani 273 kantor perbankan di seluruh Jatim. Upaya ini dilakukan untuk keamanan dan perlindungan dari wabah Covid-19.