BKKBN Bersama Kodam V Brawijaya Kolaborasi Wujudkan Bangga Kencana

Penaindonesia.co.id.  Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa timur bersama Kodam V/Brawijaya kembali melakukan penandatanganan Perjanjian  Kerjasama (PKS), Selasa (8/9/2020). Dalam perjanjian tersebut Kodam V Brawijaya telah berkomitmen untuk sama-sama membantu pelaksanaan program BKKBN yakni program Bangga Kencana.

BKKBN dan Kodam V/Brawijaya sebenarnya telah melakukan penandatanganan PKS sejak 2016 lalu, kini mereka memperpanjang kerjasama. Penadatanganan PKS dilakukan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Drs. Sukaryo Teguh Santoso, M.Pd dengan Pangdam V/Brawijaya, Mayor Jenderal TNI Widodo Iryansyah, S.Sos., M.M., diruang Lestari BKKBN Jatim.

Kerjasama BKKBN 2

“MOU ini bentuk turunan dari Mabes TNI dan BKKBN nasional, dan MOU ini disamping kesepakatan bentuk komitmen kita, bentuk keseriusan kita untuk mendukung program-program BKKBN baik yang ada di provinsi maupun nasional,” ujar Pangdam V Brawijaya, Meyjen TNI Widodo Iryansyah.

Selama ini Babinsa merupakan garda terdepan dalam pelaksanaan program-program BKKBN. Widodo mengatakan, saat ini prajurit-prajut TNI AD di lapangan telah maksimal memberikan bantuan kepada masyarkat terkait program-program dari BKKN. Salah satu buktinya kata Widodo adalah beberapa prajurit telah mendapatkan prestasi nasional.

Dalam upaya mensukseskan program dari BKKBN, Selama ini pihaknya menginstruksikan kepada para Kodim di tingkat daerah adalah dengan berkomitmen serta melakukan evaluasi pertriwulan. Apa yang sudah bagus akan diteruskan dan dikembangkan sementara yang tidak bagus harus ditutupi dan belajar dari Dandim lain.

“Dandim tentunya juga akan mengevaluasi para Babinsa nya yang ada di lapangan karena Mitra BKKBN yang terdepan di lapangan ini adalah para Babinsa Jadi itu kita bisa mengevaluasi kekurangan kekurangan kita,” tuturnya

Sementara itu Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Drs. Sukaryo Teguh Santoso, M.Pd mengatakan bahwa penandatanganan tersebut adalah kolaborasi antara dua instansi yang tujuannya adalah kesejahteraan masyarakat melalui program Bangga Kencana.

Sukaryo menjelaskan perbedaan perjanjian kali ini dengan perjanjian 4 tahun silam adalah memasukkan sasaran baru yakni kelompok-kelompok milenial. Sebelumnya kelompok milenial masih belum menjadi prioritas BKKBN

“Kalau kemarin kelompok-kelompok milenial itu belum menjadi prioritas sekarang ini kita akan menyasar ke sana,” ujarnya

Perbedaan kedua adalah tagline BKKBN juga telah berubah. Jika sebelumnya  tagline BKKBN adalah program KKBPK (Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga), kini telah berganti menjadi Bangga Kencana.

“Pada awal tahun kita dihadapkan pada sebuah PR yang tidak boleh berhenti yaitu dengan adanya penemu ini kita tidak boleh berhenti tetap harus terus mencari trobosan-trobosan agar program KB ini tetap hadir dimasyarakat manfaatnya harus betul-betul dirasakan dalam situasi seperti ini sekalipun,” jelas Sukaryo

BKKBNJatim menyatakan bahwa TNI AD dalam hal ini Kodam V/Brawijayadi lapangan juga telah siap siaga untuk mendukung BKKBN.