Bambang Soesatyo Siap Pimpin Golkar

Pena Indonesia.co.id – Politikus Golongan Karya (Golkar) Bambang Soesatyo sudah berbulat hati untuk maju sebagai calon ketua umum dalam musyawarah nasional (munas) partainya awal desember mendatang. Bamsoet -panggilan kondangnya- mengaku tak kuasa menolak suara-suara dari kader Golkar di berbagai daerah yang mendukungnya.

Bamsoet menjelaskan, keputusannya maju sebagai calon ketua umum Golkar didasari kecintaannya pada partai berlambang pohon beringin itu. Mantan wartawan itu juga mengaku memperoleh dukungan dari berbagai organisasi yang telah membesarkan namanya, antara lain Pemuda Pancasila, FKPPI, SOKSI, MKGR 1960, serta tentu saja Golkar.

Ia menambahkan, “Rasanya saya tidak cukup kuat untuk menolaknya. Dengan mengucapkan bismillah, saya siap menjalankan perintah dan menyatakan tetap maju mengikuti kontestasi pemilihan ketua umum Partai Golkar periode 2019-2024,” 

Baca Juga:  Ketua DPD RI Ingatkan Alokasi Dana Desa Harus Diimbangi Dengan Sistem Pengelolaan Yang Akuntabel

Bamsoet menegaskan, fakta menunjukkan jumlah kursi Golkar menurun secara signifikan dalam empat pemilu terakhir. “Partai Golkar terhitung kehilangan lebih dari 43 kursi dari 128 kursi pada 2004, menjadi hanya 85 kursi pada Pileg 2019,” sebutnya.

Mantan ketua Komisi III DPR itu menambahkan, Golkar tak ikut menikmati tambahan suara pemilih Pemilu 2019 dan kursi di DPR. “Partai Golkar kehilangan lebih dari satu juta suara dibandingkan pemilu sebelumnya,” tuturnya.

Bamsoet menegaskan, kemerosotan kinerja Golkar membuat kader-kadernya di pusat ataupun daerah kian cemas. Para kader yang cemas tersebut, kata Bamsoet, menganggap kepengurusan Partai Golkar menjadi biang kemerosotan kinerja.

Baca Juga:  Salah Nomor, Gugatan UU KPK yang Diajukan Mahasiswa di Tolak MK

“Oleh karena itu kader menginginkan pemimpin baru yang mampu menjadikan Partai Golkar menjadi rumah yang teduh dan nyaman bagi semua pihak dan bukan rumah untuk segelintir elite saja. Para kader juga menginginkan pemimpin baru yang menjadikan Partai Golkar sebagai pembela yang lemah. Bukan sebaliknya, membela yang kuat dan berkepentingan,” tegasnya.

Bamsoet juga bertekad membawa Golkar menjadi kekuatan penting yang mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). “Partai Golkar tetap all out mendukung dan menyukseskan pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin,”

sumber :Jpnn